JAKARTA -- Mabes Polri membantah kesaksian Komjen Pol Susno Duadji di Pengadilan Negeri (PN) Jaksel yang menyebutkan tentang tidak sejalannya laporan penyidikan dan sistem pengawasan di internal PolriDalam keterangan persnya, Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Pol Edward Aritonang, mengatakan pernyataan Susno tersebut tidak benar.
"Tidak benar sistem ini tidak jalan, ada dokumen yang menyebutkan proses itu berjalan
BACA JUGA: Ditangkap KPK, Anak Buah Anggoro Protes
Kalau dokumen ini berjalan, seharusnya Susno tahu apa yang terjadi dalam perkembangan kasus Nasrudin," jelasnya.Aritonang, didampingi Wakil Divisi Humas, Brigjen Sulistyo Ishak, memaparkan Surat Perintah 47A/V/2009/Bareskrim tertanggal 1 Mei 2009, yang menyebutkan pengawas penyidik dipimpin Kepala Bareskrim, yang saat itu dijabat Susno
Dalam surat perintah itu, tiap pukul 16.00 wib, tiga anggota Polri dengan pangkat Komisaris Besar, sesuai ditunjuk dalam surat perintah penugasan sebagai pengawas penyidik, melapor ke Kabareskrim, yang saat itu dijbat Susno
BACA JUGA: Susno Terancam Dipecat
Pembentukan tim itu sendiri untuk mengawasi kerja penyidik dalam menangani kasus yang menyeret mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar.Dijelaskan mantan Kapolda NTT itu, penyidik menjunjung tinggi independensi dalam menangani kasus
BACA JUGA: Dua Importir Miras Ilegal Ditahan
(lev/jpnn)BACA ARTIKEL LAINNYA... Hengky Daud Disebut Pemain Watak
Redaktur : Soetomo Samsu