Proyek Mal Rp 1 Triliun Kelar 2012

Jumat, 29 April 2011 – 07:22 WIB

JAKARTA - PT Pakuwon Jati Tbk tahun ini menargetkan pembangunan mal di superblok Kota Kasablanka kelarMal yang menelan dana sedikitnya Rp 1 triliun itu tengah dalam proses penyelesaian

BACA JUGA: Astra Peroleh Laba Rp 4,303 Triliun

Diharapkan dapat beroperasi pada Mei 2012.

"Saat ini okupansi mal sudah 100 persen untuk anchor tenant, dan untuk tenan lainnya sudah 90 persen, hampir penuh," kata Direktur Bisnis dan Pengembangan PT Pakuwon Jati Tbk, Ivy Wong di Kota Kasablanka Jakarta, Kamis (28/4)
Ivy mengaku sampai pertengahan Juli nanti, tingkat okupansi tenan seluruhnya akan 100 persen

BACA JUGA: BRI Pangkas Dividen



Lebih jauh dijelaskan, Kota Kasablanka berada di jantung Superblok Kota Kasablanka, berkonsep modern dan menyasar pada kalangan menengah-menengah di Jakarta Pusat dan sekitarnya
Ivy menyadari sudah banyak mal di Jakarta Pusat seperti Plaza Indonesia, dan Grand Indonesia, tetapi dia mengaku kedua mal itu menawarkan brand yang sangat highclass

BACA JUGA: M-System Bata Bertulang, Bangunan Tahan Gempa

"Kalau mal kita masih menawarkan brand-brand yang terjangkau dan familiar seperti Sogo dan Carefour," tutur IvyBeberapa brand besutan PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAP) yang hadir di Kota Kasablanka yakni Marks & Spancer, Zara, Massimo Dutty, Bershka, Topman Topshop, dan Stradivarius

Ivy mengatakan nilai investasi pembangunan mal Kota Kasablanka sedikitnya Rp 1 triliunPendanaannya diperoleh dari fasilitas pinjaman bank Mandiri dan bank CIMB Niaga sebesar 50 persenSelebihnya, lanjut Ivy, menggunakan dana kas internalIvy berharap mal Kota Kasablanka dapat mengimbangi mal-mal highend milik Pakuwon Jati lainnya seperti Gandaria City, dan Tunjungan Plaza di Surabaya"Kami targetkan pengunjung bisa mencapai 8 ribu unit (car account=perhitungan berdasarkan jumlah mobil) perhari," harap IvySaat ini, Gandaria City baru mencapai 5 ribu unit perharinya.

Selain mal, di superblok Kota Kasablanka terdapat apartemen dan kantor sewaSaat ini, Ivy mengaku tingkat okupansi apartemen sudah mencapai 70 persenTotal ada 800 an unitSementara untuk perkantoran baru terjual 30 persen"Kami jual kantor 70 persen saja sisanya untuk disewakan," kata Ivy.

Dalam kesempatan yang sama, Ivy juga mengatakan beberapa proyek Pakuwon Jati lainnya seperti Tunjungan Plaza V di Surabaya"Kami sudah beli lahan, bekas Toko Nam di Surabaya untuk ekspansi Tunjungan Plaza," kata IvyDia belum bisa mengatakan nilai investasinya karena masih dalam tahap penyelesaian desain dan Rancangan Anggaran Biaya (RAB)"Paling tidak dibawah nilai mal Kota Kasablanka karena kita tidak membangun baru melainkan ekspansi, sekitar Rp 500 jutaan," tutup Ivy(vit)

BACA ARTIKEL LAINNYA... KKP: Banyak Perusahaan Importir Perikanan Illegal


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler