Proyek PLTU di Maluku Mulai Dikerjakan

Kamis, 19 Agustus 2010 – 17:51 WIB

JAKARTA - PT PLN (Persero) terus berupaya melistriki seluruh wilayah negeri ini, tak terkecuali wilayah Indonesia TimurDi wilayah Maluku, PLN mulai mengerjakan proyek PLTU berkapasitas 2 x 15 MW di Kabupaten Maluku Tengah

BACA JUGA: Tarik Habis Pecahan Rp 50 Ribu Soeharto



Manajer Komunikasi Korporat PT PLN, Bambang Dwiyanto, mengungkapkan, proyek PLTU yang berlokasi dibangung di Desa Ujung Batu, Negeri Waai, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah itu segera memasuki tahapan konstruksi
"Ini ditandai dengan penanaman tiang pancang pertama (ground breaking) oleh Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu dan Direktur Operasi PLN Indonesia Timur Vickner Sinaga, hari ini di lokasi proyek PLTU," ujar Bambang melalui penjelasan tertulis kepada JPNN, Kamis (19/8).

Menurutnya, pembangunan PLTU tersebut merupakan bagian dari proyek 10.000 MW

BACA JUGA: Pemerintah Siapkan Cadangan Fiskal

Dengan pembangunan PLTU Maluku lanjutnya, maka pasokan listrik untuk Kota Ambon dan sebagian wilayah Kabupaten Maluku Tengah akan semakin terjamin
"Sekaligus diharapkan mampu memenuhi kebutuhan pasokan listrik di wilayah tersebut yang permintaannya terus meningkat," sambungnya.

Dipaparkannya, PLTU Maluku dibangun diatas lahan seluas 22,8 hektar di desa Ujung Batu-Waai yang berjarak sekitar 34 km dari pusat kota Ambon

BACA JUGA: HIPMI Rapatkan Barisan Tolak Kenaikan TDL

Kontraktor pelaksana proyek pembangkit yang menggunakan batubara berkalori rendah ini adalah konsorsium dari beberapa perusahaan, yakni PT Sakti Mas Mulia, Wuhan Kaidi Electric Power.Co.Ltd dan PT Hilmanindo SignintamaSedangkan untuk konsultan supervisi engineering, dikerjakan oleh PT Prima Layanan Nasional Engineering

Proyek yang diperkirakan membutuhkan anggaran sebesar USD 27,6 juta dan Rp 241,167 milyar itu ditargetkan sudah dapat dioperasikan (commercial operation date/COD) untuk unit pertama pada 11 Mei 2012"Sedangkan unit duanya ditargetkan dioperasikan pada 11 Juli 2012," sebut Bambang

Setiap tahunnya, PLTU Maluku dipperkirakan membutuhkan pasolam batubara hingga 174,499 tonJika mulai dioperasikan, energi listrik dari PLTU Maluku akan disalurkan melalui jaringan transmisi SUTT 70 kV pada Gardu Induk (GI) Paso dan GI Sirimau"Baru selanjutnya akan didistribusikan ke konsumen," pungkasnya.(yud/ara/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Anggaran Naik 89 Persen, Mentan Fokus Infrastruktur


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler