Ramadan, Ada Santri Diutus Berdakwah di Sekolah

Jumat, 09 Juni 2017 – 05:22 WIB
Sebanyak 30 ribu santri sekabupaten Kudus Jawa Tengah mengikuti mlaku-mlaku bareng santri di simpang tujuh Kudus memperingati hari santri dan hari pahlawan mengelilingi jalan protokol dan disediakan ratusan doorprize. Foto : Donny Setyawan/Radar Kudus/JPNN.com Ilustrasi :

jpnn.com - Pesantren Persis Bangil dan Ikatan Alumni Karang Asem (IAKA), Kabupaten Gresik, Jawa Timur mengutus santrinya melakukan dahwah disekolah.

Kali ini yang dituju SMK 4 Muhammadiyah Daun.

BACA JUGA: Keluarkan Pedoman Pelaksanaan Zakat Fitrah

============================
Abdul Basith - Radar Bawean
============================

Para utusan itu, selama lima hari mengisi materi pondok ramadan dengan meteri kajian Islam.

BACA JUGA: Ramadan, Kredit Konsumtif Naik

Kegiatan dimulai pagi sampai siang diikuti seluruh siswa dengan materi tentang agama dan keorganisasian.

Kepala SMK Muhammadiyah 4 Daun, Rahman Hakim mengatakan pondok ramadan tahun ini sangat istimewa dengan kedatangan utusan santri pesantren Persis dan Ikatan Alumni

BACA JUGA: Jadikan Ramadan untuk Lebih Bijak Bermedia Sosial

Karang Asem (IAKA) yang mengisi sebagai pemateri. Lebih lanjut Rahman mengapresiasi atas kesediaan mereka untuk memberikan materi di sekolahnya, mengingat Pulau Bawean selama ini dianggap pulau terpencil dan tertinggal.

”Kedatangan mereka membuktikan bahwa Bawean sudah layak untuk dijadikan destinasi dakwah sekaligus SMK MUDA adalah lembaga yang terbuka dan peduli akan perkembangan daerahnya di masa depan,” katanya.

Menurutnya membangun generasi penerus bangsa yang cerdas dan trampil diharuskan membekali ilmu keagamaan sebagai modal kerohanian.

Ini diwujudkan dengan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.

SMK Muhammadiyah 4 Daun sejak berdirinya sampai sekarang ini sudah memberikan pendidikan yang profesional melalui tenaga pengajar sesuai bidangnya, serta mampu mencetak SDM yang siap pakai dan trampil. (bst/rtn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ketua Ikadi: Islam Itu Agama Kasih Sayang


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler