Ratusan Anggota TNI dan Polri Semarakkan Karnaval Danau Toba

Minggu, 21 Agustus 2016 – 11:55 WIB

jpnn.com - BALIGE - Personel TNI dan Polri ikut memeriahkan Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba (KKPDT) 2016 yang dilaksanakan di Balige, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), Minggu (21/8). Ada 300 personel TNI dan Polri yang menabuh alat-alat musik tradisional pada acara itu.

Kapolres Tobasa AKBP Jidin Siagian mengatakan, 300 personel TNI dan Polri itu bermain musik di atas panggung khusus. “Panggung sudah disiapkan di pinggir Jalan Patuan Nagari, depan pertigaan Jalan Sutomo," ujarnya.

BACA JUGA: Pembersihan Total Reklame di Bandung Resmi Dimulai

Panggung tersebut dirancang tepat di sisi badan jalan dengan panjang 50 meter dan lebar 20 meter. Saat pagelaran, 300 personel tersebut akan memainkan alat-alat musik tradisional seperti gondang (gendang), angklung, gong dan lain-lainnya.

Seperti diketahui, selain panggung gondang, di sepanjang jalan nasional mulai Soposurung hingga Juara Monang yang merupakan lokasi arak-arakan karnaval juga telah dirancang 11 panggung. Di kawasan Soposurung, tempat start karnaval, ada tujuh panggung etnis dan satu panggung utama. Di sana, masing-masing etnis akan menampilkan beragam penampilan budaya.

BACA JUGA: Gawat! Magic Mushroom Marak di Tuktuk Samosir

Selain itu ada satu panggung gondang TNI dan Polri, selanjutnya satu panggung tokoh adat, budaya dan tamu mancanegara di depan balairung Pasar Balige. Kemudian ada panggung finis di Juara Monang.

Meski arak-arakan karnaval usai, masih ada panggung hiburan di Lapangan Sisingamangaraja. Di sana akan ditampilkan sejumlah artis, di antaranya Judika, Viktor Hutabarat dan artis lainnya.

BACA JUGA: Gubernur Minta Perawatan Kembar Siam Rahma-Rahmi Harus Tuntas

Sedangkan dalam rangka pengamanan kunjungan kerja (kunker) Presiden RI Joko Widodo di wilayah Tapanuli pada 20-21 Agustus ini, ada 1.010 personel yang terlibat. Menurut Dandim 0210/TU Letkol Inf Baginta Bangun SIP, 1.010 personel itu terdiri dari unsur TNI, Polri, dinas kesehatan dan dinas pemadam kebakaran.

Sebelumnya, Baginda saat memimpin apel dalam rangka pengamanan kunjungan Presiden Joko Widodo, Kamis (18/8) mengingatkan agar pasukannya bertanggung jawab penuh dengan tugas yang diberikan. Ia tak mau pengamanan kunjungan orang nomor satu di Indonesia itu diwarnai hal yang tak diinginkan.

"Yang terlibat dalam pengamanan ini jangan main-main. Objek kita orang nomor satu di Indonesia. Ini citra kita. Saya harap, apa yang ditugaskan harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab," pintanya.

Ia juga mewanti-wanti kepada anak buahnya agar tidak apatis saat melaksanakan tugas. Personel TNI maupun Polri harus sihap membaca kondisi di lapangan.

"Jangan apatis. Kalau ada sesuatu hal yang mungkin perlu segera ditangani, jangan dibiarkan. Kemudian, kepada Intel dan Reskrim, tolong dipantau perkembangan di lapangan. Jangan muncul yang tidak kita duga, sehingga mencoreng nama kita," tandasnya.

Sedangkan Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, event KKPDT 2016 memang dirancang sebagai hajatan sensasional. Salah satunya adalah panggung apung seluas 12 x 24 meter di Pantai Bebas Parapat, Simalungun.

Pada Jumat (19/8), Arief sempat menjajal panggung apung dengan bobot 6 ton itu. Panggung yang akan dipakai show oleh Slank dan artis lain itu memang sangat unik. Alat apung yang digunakan adalah alat untuk mendaratkan tank dari laut, yang mampu menahan beban 60 ton.

Jadi sangat aman untuk dibangun panggung musik di atasnya. "Keren dan sensasional!" ujar Arief yang ikut bergoyang-goyang di atas panggung yang mirip kapal itu.(adv/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Dituding Singapura Penyebar Paham ISIS, Begini Penjelasan Pihak Radio Hang FM


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler