Ratusan Angkot Tua akan Dimusnahkan

Minggu, 02 November 2014 – 17:45 WIB
Sopir angkot menunggu penumpang di Terminal Induk Bekasi, Minggu (2/11). FOTO : Ivan Pramana Putra/GoBekasi/JPNN

jpnn.com - BEKASI - Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Bekasi, Hotman Pane mengaku bakal memusnahkan ratusan angkutan kota (angkot) di Kota Bekasi pada tahun depan. Menurutnya, pemusnahan dilakukan lantaran sudah uzur dan dianggap tidak layak beroperasi pada 2015 mendatang.

“Kami mendata ada sebanyak 500 angkutan umum yang tak layak beroperasi di tahun depan, karena sudah berusia sekitar 15 tahun. Harus segera diremajakan atau dimusnahkan,” sebutnya dilansir GoBekasi (Grup JPNN.com), Minggu (2/11).

BACA JUGA: Ditinggal Kakek Menjemur Biji, Dua Balita Tenggelam

Hotman merinci, jumlah angkutan kota jenis koasi yang beroperasi di Kota Bekasi mencapai 5.000 unit, dengan jumlah trayek sebanyak 37.

“Kami baru mensosialisasikan kepada pengusaha angkutan, agar angkot tidak layak diremajakan,” katanya.

BACA JUGA: 13 Rekomendasi Mabes Polri Mengawal Kasus KBS

Dia juga menyampaikan, saat ini pihaknya masih melakukan sosialisasi kepada ke seluruh pengusaha angkutan.
Pasalnya, rencana ini masih ditentang oleh sebagian pengusaha angkutan umum. Pengusaha menilai rencana ini memberatkan. Jika angkutan tersebut dimusnahkan dan diganti baru beban biaya pengganti. Sehingga, kata dia, para pengusaha angkutan itu merasa terbebani dengan biaya pengganti tersebut.

“Untuk itu, Organda masih mencari cara bagaimana mendapatkan harga angkutan yang lebih murah dengan waktu cicilan lebih panjang serta bunga lebih murah,” jelasnya.

BACA JUGA: Terapis di Panti Pijat Ternyata Bisa Dibooking Keluar

Hotman menambahkan, angkot yang sudah tidak layak itu bakal dilelang. Uang hasil lelang, diberikan kepada pengusaha angkutan untuk biaya tambahan pembelian baru. Selain itu, pihaknya juga meminta pengusaha angkutan agar memiliki badan hukum.

“Adapun, bagi yang hanya memiliki satu angkot, diminta menginduk di Koperasi Angkutan Bekasi (Koasi). Agar tetap beroperasi, kasihan karena itu mata pencahariannya,” tandasnya.(jpnn)
 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Dua Lokalisasi di Bintan akan Ditutup


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler