JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Agus Martowardojo telah memberikan lampu hijau bagi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh untuk memperpanjang masa penggunaan anggaran rehabilitasi sekolah.
Buktinya, Mohammad Nuh menegaskan bahwa program rehabilitasi sekolah rusak tetap dilanjutkan di tahun 2012 mendatang.
Nuh menyampaikan bahwa kementerian yang dipimpinnya juga tengah menyiapkan sistem pemantauan pembangunan dan rehabilitasi sekolah rusak secara online dan real time
“Kami akan tetap melanjutkan program rehabilitasi sekolah rusak dengan pola swakelola
BACA JUGA: Siswa Miskin Dapat Subsidi Rp 3,9 Triliun
Kini sedang disiapkan pola pemantauan yang bisa dilakukan secara online dan real time,” terang Nuh saat menyampaikan pemaparan evaluasi pendidikan akhir tahun di Gedung Kemdikbud, Jakarta, Jumat (30/12).Dijelaskan, di dalam sistem pemantauan jarak jauh yang dilakukan secara online ini diharapkan mampu memberikan data yang lebih detail mengenai letak dan posisi sekolah yang tengah direhabilitasi
“Data yang terhimpun di sini akan ditunjukkan sampai pada titik koordinat sekolah itu berada
BACA JUGA: Gaji Guru tak Bakal Dipangkas
Sehingga, akan sangat memudahkan pemerintah untuk bekerja dan memantaunya,” terangnya.Mantan menkominfo ini menyebutkan, di tahun 2012 mendatang akan dilakukan rehabilitasi ruang kelas yang rusak berat di jenjang SD dan SMP yang jumlahnya mencapai 131.526 ruang kelas
BACA JUGA: Lagi, Nuh Janji Tak Sungkan Tutup RSBI
“Anggaran tersebut merupakan gabungan dari APBN 2012 sebesar Rp 8,03 triliun dan DAK untuk pendidikan seesar Rp 9 triliun,” sebutnya.
Sementara terhadap hasil rehabilitasi di tahun 2011, Nuh menjelaskan bahwa hasilnya cukup baik dan diapresiasi positif oleh sekolah maupun masyarakat“Di beberapa sekolah justru bukan hanya bisa merehab ruang kelas saja, tetapi juga untuk kamar mandi dan ruang guruItu dikarenakan sekolah tersebut mampu mengelola dan melakukan efisiensi anggaran,” imbuhnya(cha/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Nuh Santai Hadapi Tuntutan Penghapusan RSBI di MK
Redaktur : Tim Redaksi