Saya Ingin Seperti Tentara Laki-laki

Minggu, 03 Mei 2015 – 23:07 WIB
Letda CBN (K) Sri Waluyojati di depan markas Korem 084/BJ. Foto Radar Surabaya/JPNN.com

jpnn.com - SEKARANG memang digaungkan sebagai zaman emansipasi wanita. Artinya, posisi pria dan wanita sejajar. Meski demikian, tidak banyak kaum hawa yang ingin terjun dalam kerasnya dunia militer yang umumnya didominasi para pria.

Itu tidak berlaku bagi Letda CBN (K) Sri Waluyojati. Wanita yang kini menjabat Paur Produksi Penerangan Korem 084/Bhaskara Jaya, Surabaya, Jawa Timur tersebut memang sangat ingin masuk dunia militer dan menjadi tentara.

BACA JUGA: Jangan Biarkan Kebebasan Terbelenggu

Niat itu pun telah kesampaian. Dia merasa, semangat Kartini-lah yang membuatnya seperti saat ini. Berikut percakapan wartawan Radar Surabaya (Grup JPNN.com), Moch. Khaesar Januar Utomo, dengan ibu tiga anak tersebut pada akhir April lalu.

Selamat pagi. Apa kabar, Bu?

BACA JUGA: Perempuan Harus Berani

Selamat pagi, Mas. Mari, silakan duduk. Kabarnya baik.

Sepertinya, Anda sedang senang, ya. Wajahnya kelihatan berbinar-binar. Benarkah?

BACA JUGA: Saya Melihat Kartini itu Sebagai Inspirasi

Iya. Saya senang karena masih dalam nuansa Hari Kartini. Dengan perjuangan Kartini, wanita Indonesia bisa memiliki posisi yang sederajat. Misalnya, saya yang bisa menjadi tentara.

Apakah cita-cita Anda memang menjadi tentara?

Dari dulu, saya ingin banget jadi tentara. Saya ingin seperti mereka, para tentara laki-laki. Mereka sangat gagah saat mengenakan seragam dan menjaga kedaulatan bangsa Indonesia.

Nah, dengan menjadi tentara, saya dapat melanjutkan cita-cita Kartini. Tapi, sejatinya, ketika kecil, saya tidak kepikiran menjadi tentara. Hanya, saat kecil, saya itu tomboi. Ayah pernah mengatakan, “Kamu pantas jadi tentara.”

Lalu, setelah lulus SMA, saya benar-benar ingin masuk tentara karena merasa tertantang.

Apakah itu berarti bahwa Anda menjadi tentara, antara lain, karena Kartini?

Bisa jadi begitu. Anda tahu sendiri bahwa tentara kebanyakan adalah pria. Jadi, saat saya mau ikut daftar menjadi tentara, ditanyai keluarga apakah saya yakin ingin menjadi tentara. Dengan tekad kuat, saya meyakinkan keluarga agar saya dapat masuk jadi tentara.

Apakah Anda pernah merasa berat saat pendidikan dulu?

Tidak. Saya sudah niat menjadi tentara. Disuruh lari, ya ayo. Disuruh push-up, ya ayo. Pokoknya, dilakukan dengan ikhlas sehingga rasanya tidak berat.

Anda begitu mengagumi sosok Kartini, ya?

Bagi saya, Kartini adalah sosok yang sangat pintar. Dia tak mudah putus asa untuk memperjuangkan hak wanita-wanita di Indonesia. Tanpa Kartini, mungkin, wanita masih terkekang sebutan 3M, masak, macak, dan manak (memasak, berhias, dan melahirkan). Jadi, itulah yang dibongkar Kartini.

Lantas, apakah Anda menilai bahwa cita-cita yang diinginkan Kartini sudah terwujud?

Saat ini belum sepenuhnya. Di mana-mana masih banyak terjadi tindak kekerasan yang menimpa wanita. Selain itu, masih banyak perdagangan wanita.

Hal itulah yang harus terus kita perjuangkan agar wanita tidak lagi menjadi korban.

Anda kan sudah berkeluarga. Apakah tidak ada kesulitan membagi waktu antara karir dan keluarga?

Kesulitan apa pun pasti bisa diatasi. Saya dan suami sama-sama berkarir. Kita harus pintar-pintar membagi waktu. Jadi, bagaimana kita bisa meluangkan waktu untuk bersama keluarga. Nah, selama ini saya dan suami masih bisa mengatasinya.

Apakah ada anak Anda yang memiliki cita-cita seperti Anda, menjadi tentara?

Untuk sekarang, belum tahu apa keinginan mereka. Sama seperti dulu waktu saya kecil, kan tidak ada pandangan mau jadi tentara. Eh, setelah saya coba, ternyata saya bisa dan menyenangkan menjadi tentara. Saya memberikan kebebasan kepada anak saya untuk memilih cita-cita mereka. (awa/jee)

PROFIL

Nama :    Letda CBN (K) Sri Waluyojati
Tempat Tanggal Lahir:  Bojonegoro, 28 Mei 1976
Usia:    38 Tahun
Suami:    Candra Anang Setiono SH
Anak:    

1. Rania Anjati Aurellia Putri (14 tahun)
2. Ariansyah Putra Anjati (8 tahun)
3. Abbey Izani Khaira Anjati (6 tahun)

Hobi:    Olahraga

PENDIDIKAN :
1. SMA 2 Bojonegoro
2. Calon Bintara PK III (1995 hingga 1996)

DINAS:
1. Diktokpa Korem 084/BJ Tahun 2012
2. Suspa Penerangan Korem 084/BJ Tahun 2014

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ditenggelamkan Lebih Bagus


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler