Sepakati Zona Bebas Nuklir ASEAN

Rabu, 16 November 2011 – 10:39 WIB

NUSA DUA--Pertemuan puncak KTT ASEAN ke-19 baru akan berlangsung mulai besok hingga 19 November mendatangNamun sejumlah pembahasan sudah dilakukan di level delegasi pejabat ASEAN

BACA JUGA: BAP Nazar Diributkan, KPK Jalan Terus

Salah satunya terkait dengan upaya menciptakan zona bebas senjata nuklir di kawasan Asia Tenggara.

Bahkan, delegasi ASEAN yang tergabung dalam Komite Eksekutif zona bebas senjata nuklir Asia Tenggara sudah mencapai kesepakatan dengan delegasi lima negara pemilik senjata nuklir
Lima negara yang disebut P5 itu adalah Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Rusia dan Tiongkok

BACA JUGA: Berkas Perkara AKBP Mindo Dilimpahkan



"Sudah bukan bernegosiasi lagi, tapi sudah ada kesepakatan," kata Dirjen Kerjasama ASEAN Kementerian Luar Negeri Djauhari Oratmangun dalam keterangan di lokasi KTT ASEAN ke-19, Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), kemarin (15/11).

Dia menyebutkan, kesepakatan tersebut merupakan perkembangan yang signifikan dari pembicaraan panjang yang sudah dilakukan
Pertemuan di Bali merupakan kali ketiga dalam enam bulan, setelah pertemuan di Jenewa dan New York

BACA JUGA: Kejagung Dalami Hasil Penggeledahan di Ditjen Pajak



ASEAN memang menginginkan kelima negara tersebut mendukung protokol zona bebas senjata nuklir (SEANWFZ) tersebut"Nantinya, negara-negara yang memiliki senjata nuklir akan mengaksesi (ikut menyetujui) traktat itu," ujarnya.

Di tempat yang sama, Direktur Keamanan Internasional dan Pelucutan Senjata Kemenlu Febrian Alphyanto Ruddyard menuturkan, kesepakatan tersebut masih perlu ditindaklanjutiTermasuk ditandatangani para pemimpin negara pemilik senjata nuklir"Tidak bisa selesai sampai disetujui negara-negara pemilik senjata nuklir dan anggota ASEAN," katanya.

Sementara itu, sebagai tuan rumah, Indonesia berusaha memastikan persiapan KTT ASEAN, ASEAN+, dan East Asia Summit, benar-benar matangTidak tanggung-tanggung, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wapres Boediono ikut meninjau langsung lokasi KTT yang dipusatkan di BNDCC.

Wapres lebih dulu meninjau lokasi KTT, termasuk media center yang sempat dikeluhkan saat penyelenggaraan KTT ASEAN di Jakarta Convention Center (JCC), Mei laluPeninjauan kemudian dilanjutkan usai menjemput Presiden SBY di Bandara Ngurah Rai yang baru tiba dari Honolulu untuk menghadiri KTT APECSelain BNDCC, juga ditinjau Bali International Convention Center (BICC)SBY juga sempat melakukan gladi bersih penyambutan kepala negara peserta KTT.

Hari ini, dijadwalkan sejumlah pemimpin negara akan tiba di BaliTermasuk Presiden AS Barrack ObamaSementara Presiden Rusia Dmitry Medvedev dan Perdana Menteri Selandia Baru Jhon Key hampir pasti tidak hadir karena agenda pemilihan umum di negara masing-masing(fal/noe)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Tronton Perlu Dilarang Beroperasi di Jalanan


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler