Sequis Mudahkan Nasabah Retail Penetrasi ke Reksa Dana

Kamis, 22 September 2016 – 02:17 WIB
Ilustrasi. Foto: ist

jpnn.com - JAKARTA - PT AJ Sequis Life (Sequis) punya unis bisnis baru. Sequis mendirikan PT Sequis Aset Manajemen (Sequis Asset Management).

Perusahaan yang telah mengantongi izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 25 Januari ini merupakan mitra strategis dari Nippon Life Insurance Company (Nissay).

BACA JUGA: Peternak Resah, Pasokan Susu Impor Sentuh 82 Persen

CEO Sequis Group Tatang Widjaja berharap, SAM dapat berkontribusi untuk membantu meningkatkan penetrasi produk reksadana untuk nasabah retail ke seluruh Indonesia.

"Pendirian Manajer Investasi juga adalah hal penting dari rencana Sequis untuk menjadi one-stop financial solution provider di Indonesia,“ ujar Tatang.

BACA JUGA: Samsung Kuasai 44 Persen Pasar Ponsel

Direktur SAM Ponimam mengatakan, Sequislife memiliki pengalaman yang panjang dalam investasi berbasis jangka panjang dengan pengembalian stabil.

"Sekarang nasabah Sequis dapat memenuhi keperluan investasi mereka dengan berinvestasi di reksadana," ucapnya.

BACA JUGA: Ekspor Melejit, Industri Kerajinan Kebal Tekanan

Direktur SAM David Chang menambahkan, pihaknya berencana untuk menggunakan Regional Service Center Sequis sebagai kantor perwakilan untuk pemasaran retail di luar Jakarta.

Menurut Tatang, Sequis berkomitmen untuk menambah modal lebih banyak demi mendukung pertumbuhan bisnis SAM.

Juga memanfaatkan kemitraannya dengan mitra strategisnya, Nippon Life Insurance Company.

Yakni dengan mengaplikasikan keahlian anak perusahaannya, Nissay Asset Management (NAM) yang memiliki aset USD 99 miliar.

“Sebagai perusahaan lokal, kami siap untuk bersaing dengan perusahaan aset manajemen internasional di pasar reksa dana,” ujarnya.

Sementara itu, Sequislife dan anak perusahaannya AJ Sequis Financial Sequis Financial) mencatat untuk semester 1/2016 total gross premium income  Rp 1,536 triliun.

Jumlah itu naik sebelas persen dari tahun sebelumnya Rp 1,383 triliun. Total aset tercatat Rp 16,400 triliun. Itu naik sembilan persen dari 2015 yang Rp 15,041 triliun. (lum/jos/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Potensi Nilai Wakaf Tanah Mencapai Rp 300 Triliun


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler