PACITAN -- Julia Perez, artis seksi nan penuh kontroversial, serius maju dalam pilkada PacitanPerempuan yang populer dengan nama Jupe itu tetap melangkah kendati ditolak Aliansi Perempuan Pacitan (APP)
BACA JUGA: Bawaslu Setuju Dana Kampanye Dibatasi
Kemarin (24/4) dia di Pacitan untuk melakukan sosialisasiDi kabupaten asal Presiden SBY itu, Jupe bertemu Bupati Sujono dan berkunjung ke Ponpes Al Fattah, Desa Kikil, Arjosari
BACA JUGA: Tak Ada Tempat Bagi yang Pernah Zina
Kehadiran Jupe yang didampingi pengurus koalisi delapan partai politik disambut hangat pengasuh dan santriBACA JUGA: Pilkada Tasik Didominasi Calon Independent,
Setelah melakukan pertemuan tertutup dengan pengasuh Ponpes Al Fattah, KH Mohamad Burhanuddin, Jupe berdialog dengan santriwati dan melihat-lihat kamar merekaDalam dialognya, Jupe memperkenalkan diri dan latar belakang keluarganyaJupe sempat mengajari santriwati berhitung angka dalam bahasa Prancis dan BelandaSelain itu, Jupe memotivasi para santri"Jangan takut salah dan harus optimistisKalian harus punya mimpi dan ini yang membuat saya bisa seperti sekarangSaya dulu tidak menyangka," ujar artis bernama asli Yulia Rachmawati itu
Mohamad Burhanuddin membantah bahwa kedatangan Jupe dalam rangka meminta dukungan atas pencalonannya sebagai wakil bupati Pacitan"Ini hanya silaturahmi dan sama sekali tidak ada pembicaraan soal dukunganDalam tradisi pesantren, seorang tamu harus dihormati," jelasnya
Salah seorang santri, Shelliana, 18, mengaku cukup kagum dengan kehadiran JupeMengenai pilihannya dalam pilkada, dia belum bisa memastikan"Ya, kita lihat saja nantiMeski Jupe selalu dipandang dari sisi negatifnya, kan masih ada sisi positifnyaSetelah bertemu, orangnya ramah dan sopan," kata siswa kelas XI SMK Al Fattah itu
Saat bertemu Bupati H Sujono, Jupe mengatakan, dirinya sengaja sowan ke bupati untuk meminta izin mengunjungi berbagai tempat di Pacitan, terutama lokasi wisatanya"Saya senang diterima dengan baik oleh Bapak (bupati) yang ramah dan berwibawaSaya minta izin untuk melihat-lihat Pacitan," ujarnya kepada bupati.
Menanggapi hal itu, Sujono menyatakan tidak mempermasalahkannyaTermasuk soal pencalonannya yang masih dalam tahap penjaringan melalui koalisi delapan partai"Sekarang zaman demokrasi, siapa saja boleh mencalonkan diri sebagai kepala dan wakil kepala daerah, termasuk Mbak Yulia Rachmawati," tuturnya
Sujono juga mengingatkan bahwa Jupe harus siap dengan segala risiko ketika terjun ke dunia politik"Kalau memang sudah niat mencalonkan, harus siap dengan segala risikonya dan harus ditempuh," katanya
Mengenai pro dan kontra pencalonan Jupe, Sujono menilainya sebagai hal wajar"Pro dan kontra itu sudah biasa, termasuk selama saya menjadi bupatiKalau kita mundur dari pro dan kontra, ya itu berarti sudah menyerah," jelasnya
Pertemuan tersebut juga dihadiri Kapolres Pacitan AKBP Wahyono, Sekda Mulyono, dan Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Mohamad Fathoni. Setelah menemui bupati, Jupe mengunjungi beberapa lokasi wisataMisalnya, pemandian air hangat Banyuanget di Desa/Kecamatan Arjosari dan Goa Gong di Desa Bomo, PunungJupe juga melakukan kickoff dalam sebuah pertandingan sepak bola antarklub lokal di lapangan Arjosari(wit/irw/c2)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Calon Kada Harus Bersih Secara Moral
Redaktur : Soetomo Samsu