Serukan Lawan Aksi Penggulingan

Senin, 18 Oktober 2010 – 06:43 WIB
HUT Demokrat : Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono, didampingi Ketua umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, memberikan penghargaan kepada kader Demokrat, Eddy Baskoro, yang meraih suara terbanyak pada Pemilu lalu di malam puncak HUT Partai Demokrat ke 9, Minggu malam (17/10). di Istora Gelora Bung Karno, di Jakarta. (Foto:Mustafa Ramli/Jawa Pos)

JAKARTA - Partai Demokrat ikut gundah dengan rencana sejumlah aktivis hendak menggerakkan aksi turun ke jalan 20 Oktober nantiSeruan untuk melawan gerakan dengan agenda utama menggulingkan pemerintahan SBY-Boediono tersebut, langsung didengungkan.

Tak tanggung-tanggung, seruan tersebut disampaikan secara terbuka Ketua Umum DPP Partai Dmeokrat Anas Urbaningrum di depan ribuan kader Demokrat, yang menghadiri acara puncak peringatan hari lahir partai, di Istora Senayan, Jakarta, tadi malam (17/10)

BACA JUGA: Kemensos Usulkan 10 Calon Pahlawan Baru ke Istana

Sebab, dia menilai bahwa gagasan menggulingkan pemerintahan di tengah jalan sesungguhnya adalah membelakangi aspirasi rakyat
Sekaligus, melanggar konstitusi negara.

"Bahwa pikiran yang melawan kehendak rakyat ini harus disadarkan, tindakan inkonstitusional harus dilawan," tegas Anas Urbaningrum, disambut riuh tepuk tangan kader Demokrat yang hadir

BACA JUGA: Darmono Janji Tuntaskan Korupsi Kepala Daerah

"Sebab, menurut dia, pikiran menggulingkan pemerintahan yang sah bukan lah kritik ataupun saran yang baik.

"Beda halnya jika kritik itu sehat dan bermutu, maka tidak perlu dilawan, bahkan itu akan jadi vitamin yang baik," tandasnya, kembali disambut tepuk tangan
Namun demikian, Anas buru-buru menambahkan, bahwa perlawanan yang dimaksudnya bukan dengan kekerasan

BACA JUGA: Syamsul Arifin Dipanggil ke KPK Jumat

Tapi, dengan penegakan hukum yang adil.

Dia menyatakan, bahwa penggulingan pemerintahan hanya akan menimbulkan kegaduhan politikDan, rakyat saat ini tidak suka kegaduhan tersebutSebaliknya, rakyat membutuhkan ketertiban dan keamanan"Sehingga aman bekerja, ini yang harus disadari setiap tokoh politik," imbuh mantan ketua umum PB HMI tersebut

Kepada kader Demokrat yang hadir, Anas juga mengingatkan, bahwa hingga 2013, merupakan masa bekerja bagi partaiMenurut dia, saat ini hingga tiga tahun mendatang bukan tahun politikMelainkan, waktunya menanam kebaikan untuk masyaraat"Tidak boleh egois yang hanya berpikir dari pemilu ke pemilu," tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Presiden sekaligus Ketua Dewan Pembina PArtai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono juga mendukung, bahwa tiga tahun mendatang adalah tahun bekerja- Saya dukung dan saya garis bawahi arahan dan ajakan ketum kita," kata SBY.

Selanjutnya, SBY juga mengajak dan menyerukan partai-partai politik, terutama mira koalisi, untuk terus menjaga tali persaudaraanSemuanya, demi kepentingan bangsa yang lebih besar"Posisi politik kita bisa berbeda, tapi demi rakyat rakyat tidak semestinya terus bertentangan," ingatnya

Apalagi, tambah dia, jika sampai harus membawa-awa rakyat dalam perbedaan tersebut"Parpol penting sebagai wujud dari demokrasi, tapi jangan sampai malah jadi pemecahbelah rakyat kita," pungkasnya.

Pada peringatan 9 tahun kelahiran Demokrat itu, selain kader Demokrat, hadir pula Wapres Boediono beserta sejumlah menteri KIB IITak terkecuali, pimpinan partai politikTampak, Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie, Ketua Umum PAN Hatta Rajasa, Ketua Umum PPP Suryadharma Ali, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Ketua Umum Gerindra Suhardi, dan beberapa lainnya(dyn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Anggaran Mobil Dinas Potensial Digelembungkan


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler