Simak, Video Warga Venezuela Makan Sampah Ini Bikin Maduro Marah

Rabu, 27 Februari 2019 – 11:51 WIB
Presiden Venezuela Nicolas Maduro. Foto: AFP

jpnn.com, KARAKAS - Video itu singkat. Hanya 2 menit 12 detik. Tapi, gara-gara video tersebut, jurnalis Univision Jorge Ramos dan timnya harus dideportasi dari Venezuela. Sesi wawancara dengan Presiden Venezuela Nicolas Maduro Senin (25/2) langsung diakhiri. Mereka ditahan di istana kepresidenan Miraflores dan diinterogasi setidaknya selama dua jam.

"Mereka menyita semua alat saya. Termasuk, hasil wawancara," ujar Ramos setelah dibebaskan sebagaimana berita Reuters.

BACA JUGA: Krisis Venezuela: Hanya Jenderal Korup yang Masih Dukung Maduro

BACA JUGA: Krisis Venezuela: Hanya Jenderal Korup yang Masih Dukung Maduro

Jurnalis berdarah Amerika-Meksiko tersebut mengungkapkan, Maduro tak suka dengan pertanyaan-pertanyaan yang diajukan. Terutama yang terkait dengan kurangnya demokrasi di Venezuela, penyiksaan, tahanan politik, dan krisis kemanusiaan.

BACA JUGA: Kisah Tentara Venezuela Pilih Desersi daripada Tembak Saudara Sendiri

Saat itu Maduro masih mau menjawab. Wawancara berlangsung selama 17 menit sampai Ramos menunjukkan video yang membuat Maduro berang.

Dalam video tersebut, tiga pemuda yang bertubuh kurus menyerbu truk sampah yang berhenti di sebuah lingkungan mewah. Tanpa malu atau jijik, mereka mengais makanan sisa dan langsung memakannya saat itu juga. Sebagian sisa roti yang mereka temukan dibawa pulang untuk keluarga.

BACA JUGA: Krisis Venezuela: Maduro Pakai Kekerasan, Oposisi Panen Dukungan

Menteri Informasi Venezuela Jorge Rodriguez langsung mendatangi Ramos dan menyatakan bahwa mereka tidak diizinkan untuk wawancara. Untung, Ramos dan timnya tak ditahan lama.

Setelah dibebaskan, reporter Univision lainnya, Enrique Acevedo, langsung mengunggah video yang membuat Maduro berang itu di akun Twitter-nya. "Maduro tak ingin dunia melihat ini," cuit dia, melengkapi video itu.

Saat ini sekitar 90 persen penduduk Venezuela memang hidup di bawah garis kemiskinan. Selain itu, sekitar 10 persen penduduknya telah mengungsi ke negara-negara lain di sekitarnya untuk bertahan hidup. Ratusan orang juga tewas sejak aksi turun ke jalan yang menentang pemerintah pada April 2017. (sha/c11/dos)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Perbatasan Venezuela Membara, Tentara Tembaki Rakyat dari Dekat


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler