Somasi Laporkan Dugaan Penyelewengan Dana PSK Bank NTB ke KPK

Sabtu, 04 April 2009 – 19:19 WIB
JAKARTA – LSM Solidaritas Masyarakat Untuk Transparansi (Somasi) akhirnya melaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap dugaan penyelewengan dana Peduli Sosial Kemasyarakatan (PSK) di PT Bank NTBDari hasil investigasi Somasi NTB dalam kurun waktu 9 bulanterakhir, ditemukan kalau dana PSK sebesar Rp 940,890 juta yang mengalir ke rekening Pemda (Provinsi, kabupaten/kota se-NTB) yang juga pemegang saham PT Bank NTB, justru masuk ke 'rekening khusus' kepala daerah

BACA JUGA: Pencarian Korban Gintung Diperpanjang

Somasi melaporkan dugaan penyelewengan dana PSK Bank NTB ini ke KPK melalui pihak ICW di Jakarta.

Koordinator Badan Pekerja Somasi NTB, Ervyn Kaffah didampingi Koordinator Divisi Ekonomi-Politik, Yudi Darmadi, sangat menyesalkan dana PSK yang setiap tahunnya dikucurkan dari Bank NTB untuk kepentingan PSK masyarakat NTB melalui rekening pemda provinsi, kabupaten/kota se-NTB, justru mengalir ke "rekening khusus" para pejabat di propinsi dan kabupaten/dan kota se-NTB
Sehingga, dana tersebut tidak sampai ke sasaran.

Setidaknya dari data nomor rekening yang berhasil dihimpun memperlihatkan jumlah dana terbesar disalurkan ke Provinsi NTB senilai Rp 540.541.305,- melalui Kantor Utama Pejanggik

BACA JUGA: Dinilai Ingkar, GKN Somasi Pemkab Sumbawa Barat

Transfer ke Pemkot Mataram berjumlah Rp 21.640.470,-, melalui kantor yang sama
Sebesar Rp 60.499.227,- ditransfer ke Pemkab Lobar melalui Kantor Cabang (Kacab) Mataram, dan Kacab

BACA JUGA: Distam LH - Penambang Liar Kucing-kucingan

Praya untuk Pemda Loteng seniai Rp 41.869.605,-.Pemda lainnya terkirim masing-masing Rp 28.038.522,- untuk Pemkab Bima, Rp 104.909.235,- ke Pemkab Dompu, dan Kota Bima senilai Rp2.164.047,- melalui kantor cabang di masing-masing wilayah.

"Sedangkan untuk Pemkab Lotim, Sumbawa dan Sumbawa Barat, kami belum menemukan transfernya lewat bank manaCuma nominalnya saja yang sudahkami tahu, yakni masing-masing Rp 83.645.121,- ke Pemkab Lotim, Pemkab Sumbawa sebesar Rp.55.418.421, dan Sumbawa Barat sebesar Rp2.164.047,-," kata Ervyn kepada JPNN, Sabtu (04/04).

Dana tersebut menurut Ervyn bersumber dari bagian Laba Bank NTB sesuai keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang disepakati sebesar 3 persen dari labaKala itu, tahun 2004 Bank NTB memperoleh untung sebesar Rp 31,363 juta.(sid/JPNN)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ratusan Penambang Emas Liar Padati Riam Kanan


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler