Supir Ngantuk tapi Ngebut, Braakkk! Dua Tewas

Kamis, 20 Agustus 2015 – 05:27 WIB

jpnn.com - SIANTAR - Bus Tao Toba Indah jurusan Tapanuli Utara-Medan, mengalami kecelakaan, Rabu (19/8) sekira pukul 05.00 WIB. Kecelakaan terjadi karena supir ngantuk, namun tetap mengemudikan bus dengan kecepatan tinggi.

Informasi dihimpun dari Metro Siantar (grup JPG), kejadian itu bermula ketika bus dengan nomor polisi BB 1109 LE berangkat dari Kecamatan Siborong-borong, Kabupatan Tapanuli Utara menuju Medan sekira pukul 02.00 dini hari membawa 10 orang penumpang.

BACA JUGA: Mau Tahu Efek Suara Ribuan Moge pada Candi Prambanan?

Dan, sekira pukul 05.00 WIB, bus itu melintas di lokasi kejadian. Bus yang sebelumnya melaju dengan kecepatan tinggi ditambah supir yang dalam kondisi mengantuk menjadi penyebab insiden ini. Supir bus tiba-tiba kehilangan kendali dan bus tiba-tiba oleng, kemudian terberam dan menghantam pohon di pinggiran jalan.

Akibat kejadian itu, 2 penumpang bus tewas di lokasi kejadian, sementara 7 penumpang kritis serta 1 korban mengalami luka ringan dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Vita Insani Pematangsiantar.

BACA JUGA: Mengenaskan, Petani Ini Ditemukan Tewas Dalam Gubuknya

Dua penumpang yang tewas, yakni Sorta Lumbanraja (47), warga Komplek Perumahan Sri Gunting Blok D, Medan Sunggal dan Bungsu Simamora (53), warga Jalan Tarutung Pancur, Kecamatan Siborong-borong, Kabupaten Taput. Jenazah keduanya langsung dievakuasi ke instalasi Jenazah RSU Djasamen Saragih.

Sementara 7 penumpang kritis lainnya, yakni Eben Simamora (21), warga Jalan Tarutung Pancur, Kecamatan Siborong-borong, Kabupaten Taput, Parluhutan Siahaan (42), warga Inalang Bagasan, Kecamatan Balige, Kabupaten Tobasa, Ratih Nainggolan (23), warga Komplek perumahan Sri Gunting Medan Sunggal, Santri Sutiana Siahaan (24), warga Brayan Bengkel Jalan Miring I Kecamatan Medan Barat.

BACA JUGA: Dua Pekerja Meregang Nyawa Tersengat Listrik di Tiang Jaringan Telkom

Kemudian, Rosdiana Tampubolon (35), warga Jalan Dolok Martimbang Pasar Siborong-borong, Elsa Nababan (22), warga Jalan Siswa Siborong-Borong, serta Asti Siahaan (24), warga Komplek Perumahan Sri Gunting Medan Sunggal.

Dan korban yang menderita luka ringan, yakni Nova Riana Purba (28), warga Komplek Perumahan Sri Gunting, Medan Sunggal.

Meski begitu, supir bus Parno Pasaribu (22), tidak mengalami luka yang cukup berarti dan kini warga Parsaoran Ajibata, Kecamatan Parsaoran Ajibata, Kabupaten Tobasa itu diamankan di Unit Laka Sat Lantas Polres Simalungun di Jalan Sangnawaluh, Siantar Timur.

"Sudah kami bilang pada supirnya kalau lagi ngantuk istirahat aja. Berhenti dulu. Tapi dia terus saja menggas mobil. Kencang kali dia membawa mobil itu. Tiba-tiba sudah ditabraknya pohon," jelas Eben Simamora, salah seorang korban saat ditemui di RS Vita Insani.

Sementara, menurut pengakuan supir kepada kepolisian, ketika terjadinya insiden itu, ia memang dalam keadaan mengantuk.

"Ya kecelakaan itu memang terjadi karena supirnya yang mengantuk sehingga dia tidak bisa lagi mengendalikan mobil dan menabrak pohon. Tadi supir itu sendiri yang datang ke sini (Kantor Sat Lantas) untuk mengamankan dirinya," ucap Kapolres Simalungun AKBP Heri Sulesmono melalui Kasat Lantas AKP M Rikki Ramadhan. (mag-05/aar)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Dua Kelompok Polisi Berebut Benda Bundar, Kenakan Tameng, Pelindung dan Helm


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler