BACA JUGA: RSOB Kehabisan Stok Obat Generik
Namun, janji yang ditunggu warga tak jua membuahkan hasil hingga H-10 LebaranBACA JUGA: Polisi Sita Senpi Anggota DPRD
Untungnya, aksi anarkis ribuan warga bisa diantisipasi Polres Aceh Tengah yang siap siaga menjaga keamanan
BACA JUGA: Exxonmobil Siap Bersihkan Merkuri
Bahkan, Kapolres Edwin Rahmat Adikusumo sempat melepaskan tembakan ke udara untuk meredam amuk wargaBukan itu saja, salah seorang personil Polres Aceh Tengah melesatkan senjata otomatis seperti halnya gas air mata untuk membubarkan pengunjuk rasaSesaat itu juga salah seorang warga yang diduga merupakan provokator dalam aksi tersebut diamankan polisi dari lokasiSementara aktivitas di kantor Bupati sendiri seketika terhenti dan para pegawai menyematkan diri dari amukan massa
Salah seorang warga Inen Mar, yang turut dalam aksi itu menyebutkan, pada tanggal 28-30 lalu, tetangganya mendapat bantuan uang Rp150 ribu dan kain sarung yang dibagikan oleh Bupati di Pendopo, Jalan Lebe Kader Takengon.
Syarat untuk memperoleh bingkisan tersebut hanya fotokopi KTPNamun setelah menunggu hingga menjelang siang, bantuan tidak diberikan sehingga massa yang berjumlah ratusan orang marahMassa yang datang kebanyakan adalah ibu-ibu dari berbagai kecamatan di Aceh Tengah.
Inen Mar menambahkan, sejak pertengahan puasa, Bupati telah membagikan paket lebaran bagi tukang becak dan sopir labi-labi dengan cara berbuka puasa bersama
"Makanya, dari itu kami berangkat ke kantor Bupati dengan membawa foto kopi KTP untuk mendapat bantuan," imbuhnya lagi
Diakui, bantuan dari Bupati sudah diberikan sejak beberapa hari laluMenurut warga yang mendatangi kantor Bupati, mereka mendengar informasi adanya bantuan dari bupati melalui radio setempat sehingga mereka berbondong-bondong mendatangi kantor bupati sambil membawa fotokopi KTP.
Tak Pernah Janjikan Bingkisan
Bupati Aceh Tengah Ir H Nasiruddin MM, yang menemui massa dengan penjagaan ketat polisi mengatakan, bahwa pihaknya tidak pernah mengeluarkan informasi kepada masyarakat akan adanya bantuan terutama THR.
Namun penjelasan Bupati tidak didengar massa yang terus berteriak meminta direalisasikan bantuan serupa dengan mereka yan telah sebelumnya menerima bantuan.(ron/fuz/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... 178 Perda Kota Jayapura Tak Efektif
Redaktur : Tim Redaksi