Ulama Tarekat Doakan Syamsul

Selasa, 31 Mei 2011 – 02:12 WIB

JAKARTA -- Sejumlah pengunjung sidang perkara dugaan korupsi APBD Langkat di pengadilan tipikor, Senin (30/5), rupanya banyak yang belum tahu mengenai kondisi kesehatan Gubernur Sumut nonaktif, Syamsul Arifin, yang merupakan terdakwa perkara ini

Misalnya rombongan ulama dari Ponpes Tarekat Naqsyabandiyah Langkat, yang dipimpin KH Syekh Hasyim Al SyarwanMereka datang ke Jakarta khusus untuk mengikuti persidangan Syamsul

BACA JUGA: Saksi Merasa Tak Dirugikan Aksi Selly

Lantaran Syamsul tidak bisa mengikuti persidangan, rombongan para ulama berbaju gamis putih-putih itu langsung meluncur ke RS Harapan Kita, tempat Syamsul dirawat lantaran serangan jantung.

Menurut Syekh Hasyim, dirinya sudah bertemu dengan Syamsul
"Kami datang untuk mendoakan beliau

BACA JUGA: PNS Hamil Dapat Fasilitas Persalinan Gratis

Dan beliau minta selalu didoakan," ujar ulama sepuh ini, sesaat setelah keluar dari ruang perawatan Syamsul, Senin siang.

Sementara, KH Zulfiqar Jajar, Lc, menjelaskan, pihaknya datang rencananya untuk mengikuti sidang
Saat berangkat dari Medan, ulama bertubuh tegap ini mengaku belum tahu jika Syamsul dirawat di RS

BACA JUGA: Menkumham Bantah Surat Cekal Nazaruddin dari SBY

Dijelaskan, pihaknya datang membesuk lantaran Syamsul menurutnya sosok yang punya hubungan baik dengan kalangan ulama, dan juga semua lapisan masyarakat.

Ketua Komisi Dakwah MUI Medan itu berharap, di saat Syamsul sedang sakit, maka konflik-konflik politik agar colling down dulu"Kepada lawan-lawan politik beliau, saya berharap, maafkanlah jika ada kesalahan beliau, karena beliau sedang sakit," imbuh KH Zulfiqar, yang datang ke RS bersama rombongan KH Syekh Hasyim.

Kondisi Syamsul sendiri, belum banyak bicara dan lebih banyak tidurDia di ruang perawatan ditemani istrinya, juga menantunya yang juga dokter specialis jantungSuami putri Syamsul, Beby Ardiana, itu, tampak keluar masuk ruang perawatanTidak banyak pengunjung yang diperkenankan masuk ke ruang perawatanDi pintu masuk, ada kertas ditempel bertuliskan pemakluman agar pengunjung tidak perlu masuk karena pasien butuh istirahat total.(sam/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Mahfud: Kasus Andi Nurpati Tak Kedaluarsa


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler