Usulkan Soeharto dan Gus Dur Pahlawan Nasional

Kamis, 23 September 2010 – 01:49 WIB

JAKARTA - Kementerian Sosial (kemensos) sedang menyeleksi 19 nama calon pahlawan nasionalDua diantara nama yang diusulkan yakni mantan Presiden Soeharto dan Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.

Menteri Sosial Salim Jufri Al Segaf menegaskan, nama calon tersebut telah mengalami seleksi panjang selama ini

BACA JUGA: Wako Tomohon Bisa Seret Tersangka Lain

"Dari 30 nama calon pahlawan  nama-namanya masih diusulkan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)," katanya usai menghadiri pertemuan dengan perintis kemerdekaan di Jakarta, kemarin (22/9).

Kata Salim, nama tersebut diseleksi oleh tim khusus dari Kemensos
Dari 30 nama calon pahlawan telah berhasil terseleksi 19 nama

BACA JUGA: Kerja Staf Khusus SBY Dipertanyakan

"Tapi bukan kami loh yang menentukan, nanti Presiden yang menetapkan itu (nama pahlawan nasional.red)," tegasnya


Direktur kepahlawanan, keperintisan dan kesetiakawanan sosial Suyoto Suyadi menjelaskan, tim khusus pengkajian dilakukan oleh tim penilai pengkajian gelar pahlawan pusat

BACA JUGA: KPK Genjot Penyelesaian Kasus Tomohon

Dengan anggota tim sebanyak 13 orang"Mereka direkrut dari unsur sejarawan, kearsipan, dan sejarah TNI yang ditetapkan oleh Mensos," ujarnya.

Kata Suyoto, sebanyak 19 nama calon pahlawan itu telah lulus seleksiDiantaranya dinilai dari kiprah perjuangannya dalam pembangunan IndonesiaSyarat lainnya yakni warga negara Indonesia (WNI), berjasa terhadap bangsa dan negara, berkelakuan baik, setia dan tidak mengkhianati bangsa"Tidak pernah dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap," tutur Suyoto

Calon pahlawan lain yang juga lulus dalam seleksi Kemensos yakni Mantan Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin, putra terbaik Maluku yang pernah menjadi Pjs Presiden Republik Indonesia Johannes Leimena, tokoh perempuan Laksmi Ningrat, ulama asal Cianjur Abdullah Bin Nuh

Menurut Suyoto, nama calon pahlawan tersebut diusulkan oleh Gubernur masing-masing daerahKata dia, jika proses seleksi usai, maka tim akan mengajukan nama-nama calon pahlawan ke Dewan Gelar di sekretariat negara.

Yang selanjutnya dari Dewan Gelar, lanjut dia, akan diputuskan oleh Presiden untuk mendapatkan persetujuan Penganugerahan Gelar Pahlawan NasionalSayang, Suyoto tak mengetahui kapan target penganugerahan itu akan diberikan kepada nama calon pahlawan"Masih proses seleksi, penganugerahannya tergantung penetapan Presiden," tandasnya(nuq)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Aset BP Migas Tak Jelas


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler