Usung Tiga Kader Maju Pilkada

Jumat, 12 Juni 2015 – 04:44 WIB

jpnn.com - JAKARTA - Dewan Pimpinan Pusat Partai Amanat Nasional (DPP PAN) memperlakukan secara khusus kadernya yang akan maju di pilkada di kabupaten/kota di wilayah Sumut. Jika di sejumlah daerah yang belum ada kadernya yang menonjol, DPP PAN masih dalam tahap pengkajian nama-nama kandidat, khusus untuk tiga daerah di Sumut ini nama-nama yang akan diusung tinggal menunggu pengumuman resmi saja.

Wakil Ketua Umum DPP PAN Mulfachri Harahap mengatakan, tiga daerah yang nama-namanya sudah mendekati final yakni Pematangsiantar, Labuhanbatu Selatan, dan Tapanuli Selatan (Tapsel).

BACA JUGA: Nama Dzulmi Eldin Digodok Tim 9 DPP PAN

"Untuk Tapsel, kader kita Borkat menjadi calon wakil bupati mendampingi wakil bupati yang sekarang ini (Wakil Bupati Tapsel Aldin Rapolo Siregar, red)," ujar Mulfachri Harahap kepada JPNN kemarin (11/6).

Dengan demikian, PAN akan mengusung paket Aldin-Borkat untuk pilkada Tapsel, yang selanjutnya nanti akan dibicarakan dengan partai-partai lain yang akan diajak koalisi. Borkat merupakan Ketua DPC PAN Tapsel.

BACA JUGA: Lulusan, Coret-coret Bendera Merah Putih, Para Pelajar Ini Diamankan Polisi

Selanjutnya, untuk Siantar, PAN akan mengusung kadernya, Zainal Purba, sebagai calon wakil walikota, mendampingi Tedy Robinson Siahaan yang maju sebagai calon walikota.

Satu lagi untuk pilkada Labuhanbatu Selatan, DPP PAN akan mengusung lagi Wildan Aswan Tanjung sebagai calon bupati. Wildan merupakan Ketua DPC PAN Labusel. Dengan siapa Wildan akan berpasangan, masih akan dijajaki dengan beberapa partai lain.

BACA JUGA: Selundupkan Uang Hingga Miliaran, Diduga Penyelundup Bekerja Sama dengan Aparat dan ABK

"Meski belum kami putuskan, tapi karena mereka itu kader-kader kami, mereka hampir pasti yang akan kami usung," terang Ketua Fraksi PAN di DPR RI itu.

Selanjutnya, nama-nama yang sudah hampir final itu akan digodok oleh Tim 9 bentukan DPP PAN, untuk dibicarakan dengan partai-partai lain yang akan diajak sebagai mitra koalisi.

Strateginya, PAN akan berkoalisi dengan partai manapun, tanpa sekat pengkubuan partai yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih (KMP) dan Koalisi Indonesia Hebat (KIH).

Artinya, target menang di 40 persen daerah yang akan menggelar pilkada itu, bukan berarti yang diusung harus kader partai matahari terbit itu. Melainkan, bisa dari partai lain yang diusung bersama PAN.

Khusus untuk daerah-daerah lain, nama-nama yang akan dicalonkan juga masih dibahas Tim 9. Tim ini melakukan pengkajian terhadap data-data track record para kandidat, yang diramu dengan hasil survei.

"Karena bagi kami, survei bukan satu-satunya alat ukur. Aspek moral dan integritas tetap penting, agar jika nantinya menang dan menjadi kepala daerah, bisa memberikan manfaat besar bagi masyarakat," terang  Wakil Ketua Komisi III DPR itu. (sam/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Walah... di Panti Pijat Ini Banyak Kondom Bekas Pakai Berserakan


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler