Uut: Siswa Tugasnya Belajar Bukan Aniaya Guru!

Sabtu, 03 Februari 2018 – 13:30 WIB
Uut Permatasari. Foto: Instagram

jpnn.com - PEDANGDUT Uut Permatasari ikut mengomentari kasus penganiayaan hingga menewaskan seorang guru honorer di Sampang, Madura.

Istri salah satu perwira di Mabes Polri ini mengaku syok dengan aksi brutal yang dilakukan siswa terhadap gurunya.

BACA JUGA: Keluarga Siswa Penganiaya Guru Budi Minta Maaf

"Ini sangat disayangkan. Siswa itu tugasnya belajar dan dididik, bukan malah menganiaya guru," ujarnya dengan nada prihatin.

Yang membuat Uut tambah miris, sang guru tidak melakukan perlawanan saat muridnya melakukan penganiayaan.

BACA JUGA: 10 Fakta Tewasnya Guru Budi yang Dianiaya Siswa

Guru kesenian SMA Negeri I Torjun – Sampang, Ahmad Budi Cahyono ini meninggalkan istri yang tengah hamil lima bulan.

"Miris banget deh, kalau guru menegur siswa yang salah, itu harus. Mestinya siswa menerima, bukannya malah melakukan tindakan anarkis," ucap pemilik goyang gergaji ini.

BACA JUGA: Lagu ini, Pesan Terakhir Guru Budi Sebelum Tewas Dianiaya

Dia membandingkan era zamannya sekolah, di mana siswa sangat patuh dan menghormati guru. Ketika guru mendidik dengan caranya, siswa dan orang tua tidak protes.

"Saya yakin nggak mungkin guru melakukan tindakan disiplin bila tidak ada kesalahan yang murid dilakukan. Sangat disayangkan kalau masih anak-anak tapi sudah menghilangkan nyawa orang lain," tutupnya. (esy/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Istri Hamil 5 Bulan, Guru Meninggal Dianiaya Siswa di Madura


Redaktur & Reporter : Mesya Mohamad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler