Walah, Guru Anggota HTI Sebarkan Ajaran di Sekolah

Kamis, 03 Agustus 2017 – 01:40 WIB
Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Ilustrasi Foto: dok.JPNN.com

jpnn.com, SAMARINDA - Beberapa sekolah di Balikpapan dan Samarinda diduga mempekerjakan guru yang merupakan anggota Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Para guru tersebut diduga menyebarkan paham ala HTI kepada anak didiknya.

BACA JUGA: Tiap Bulan Ada Ratusan Janda Baru di Balikpapan

“Diduga ada. Kami sudah koordinasikan dengan pemerintah setempat,” kata Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Ade Yaya Suryana, Selasa (1/8).

Pihaknya berharap masyarakat bisa menghentikan aktivitas tersebut.

BACA JUGA: Waspadalah, Ada Modus Baru Debt Collector Gadungan Tarik Tagihan

“Kan sudah dilarang pemerintah. Kami terus pantau,” tutur Ade.

Sementara itu,  Kapolda Kaltim Irjen Pol Safaruddin menginstruksikan jajarannya melakukan pengawasan penyebaran paham radikal.

BACA JUGA: Pengakuan Kakek Tiga Cucu: Terpaksa, Pak

Dia juga mengimbau para guru wajib memberikan pendidikan yang baik pada muridnya.

Safaruddin mengatakan, semua agama melarang umat melakukan kekerasan.

Jenderal bintang dua itu mencontohkan Nabi Muhammad SAW yang tidak mengajarkan kekerasan dan perbuatan radikal.

“Kekerasan dan radikal bukan sikap Islam,” ujar Safaruddin.

Berdasarkan data yang dihimpun Polda Kaltim, Tarakan ditengarai rawan gerakan radikalisme.

Saat ini, para pelaku gerakan ini sudah dengan jelas memberanikan diri membentuk kelompok-kelompok.

Jika dibiarkan dan terus berkembang tentu akan berbahaya bagi seluruh elemen yang ada di Tarakan.

Namun, sambung Safaruddin, pihaknya terus mengawasi aktivitas kelompok-kelompok itu. (aim/rsh/k15)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kisah Desi Punya Suami Berondong, Emosi Hilang Tiap Diajak Begituan


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler