Wanda Hamidah Pilih Jokowi-JK Ketimbang Pelanggar HAM

Selasa, 16 September 2014 – 16:11 WIB
Wanda Hamidah Pilih Jokowi-JK Ketimbang Pelanggar HAM. JPNN.com

jpnn.com - JAKARTA - Politikus Wanda Hamidah mengungkap alasannya mengapa secara terang-terangan lebih memilih pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla dibanding dengan Prabowo-Hatta dalam Pilpres 2014. Ia menilai, pasangan Jokowi-JK lebih bersih dibanding pasangan lain.

"Saya pilih Jokowi-JK karena saya setia pada amanat nasional dan cita-cita reformasi, yaitu memilih pasangan yang lebih bersih dari dugaan pelanggaran hak azasi manusia, dan lebih dengar suara rakyat dari suara elit," ungkap Wanda saat mengelar jumpa pers di Jalan Kebon Sirih, Jakarta, Selasa (16/9).

BACA JUGA: MA Perberat Hukuman Luthfi, Ini Pertimbangannya

Lalu apa itu berarti pasangan Prabowo-Hatta tidak bersih?

"Jokowi sosok reformis, tentu saya dukung tokoh itu yang bersih dan bebas dari sisa-sisa pelanggaran HAM, korupsi nepotisme dan sebagainya, dan tidak dukung tokoh otoriter. Yang saya lihat itu tiddk diperjuangkan oleh partai saya," jawab Wanda.

BACA JUGA: Merasa Ikut Mendirikan PAN, Wanda Sedih Terima Pemecatan

Dalam jumpa pers tersebut, ibu tiga anak ini juga mengajak semua pihak agar bergabung dengannya untuk terus menyuarakan suara rakyat agar tidak hilang begitu saja, karena kepentingan atau ambisi segelintir orang. Ia lantas memberi contoh pada RUU Pilkada, yang menurutnya dapat mengerogoti suara rakyat.

"Pada momen ini, saya mengajak kita semua untuk bergabung bersama mereka yang telah berusaha mengagalkan upaya jahat elit, yaitu merampas suara rakyat. Di mana ketika anda mengemukakan pendapat, melakukan suatu tindakan yang justru membela hak-hak rakyat kemudian anda diberhentikan, dibungkam hak anda dan dirampas," serunya. (chi/jpnn)

BACA JUGA: DPR Setujui Pengesahan RUU Pencemaran Asap Lintas Batas

BACA ARTIKEL LAINNYA... 27 Perusahaan yang Beroperasi di Riau Dilaporkan ke KPK


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler