Warga Timor Leste Jadi PNS di NTT

Senin, 25 Januari 2010 – 06:07 WIB
ATAMBUA- Di tengah sulitnya warga negara mencari pekerjaan sebagai PNS, seorang warga negara asal Timor Leste, Ricardo de Andrade berhasil menjadi abdi negara sebagai PPL pada Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Pertanian yang ditugaskan di Desa Alas Utara Kecamatan Kobalima Timur, Kabupaten Belu, NTT.

Tak pelak, kejadian itu  mengundang protes masyarakatMantan pejuang Laksaur Suai Covalima, Ajido Manek Amaral kepada Timor Express (JPNN Grup) mengatakan dirinya merasa heran dengan sistem administrasi kepegawaian saat ini.

Dikatakan, antara tahun 2002-2003 lalu, Ricardo de Andrade telah pulang ke Timor Leste mengikuti program repatriasi yang digelar pemerintah Indonesia dan Timor Leste dibawah pengawasan PBB. 

"Ketika mengikuti program repatriasi dan masuk kembali ke Timor Leste, tentunya sudah menjadi warga negara Timor Leste

BACA JUGA: Warga AS Korban Penembakan di Freeport

Setelah kurang lebih enam tahun katanya, yang bersangkutan pulang ke Indonesia dan kini menjadi PNS
Dari mana WNA bisa jadi PNS di Indonesia," kata Ajido Manek Amaral.

Ia meminta pemerintah segera memberikan tindakan kepada yang bersangkutan, karena selain warga negara asing, juga menikmati uang negara yang pada dasarnya tidak patut diberikan

BACA JUGA: Warga Transmigran di Pelalawan Tunggu Pembagian Tanah

"Kami minta segera ditindak karena perbuatannya menyalahi aturan juga merugikan negara dan masyarakat Indonesia khususnya Belu," tegas mantan pejuang pro-integrasi ini.

Sementara itu, Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Pertanian, Vincentius Loy membenarkan Ricardo de Andrade tercatat sebagai PNS di Belu
"Benar dia tercatat sebagai PPL PNS pada kantor kami

BACA JUGA: Pembobolan ATM juga Terjadi di Medan

Dia bertugas sebagai PPL," sebutnya.

Terkait dengan status kewarganegaraan, Vincentius Loy mengaku tidak mengetahui karena selama ini yang bersangkutan sesuai laporan menjalankan tugas dan menerima gaji setiap bulan sebagaimana pegawai lainnya

Vincentius berencana akan memanggil PPL itu dan akan melakukan penyelidikan lebih jauhKalau terbukti akan ditindak sesuai aturan yang berlaku"Kami tidak pernah tahu kalau dia warga Timor LesteSesuai laporan kepala Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Kobalima Timur, dia bekerja seperti biasa dan tiap bulan terima gajiSoal dia warga Timor Leste, kami tidak tahu," bebernya.(r7/fuz/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... 3 Kasus ATM Bobol di Mataram


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler