Waspada! Isap Tembakau Gorilla Bisa Berujung Maut

Kamis, 05 Januari 2017 – 19:29 WIB
BNN

jpnn.com - JPNN.com - Seorang pria di Makassar meregang nyawa setelah mengisap tembakau gorilla.

Pria berinisial PL, 23, mengisap dalam lintingan rokok berisi tembakau tersebut. Setelah itu, badan terasa berat. Lalu teler.

BACA JUGA: Bo Siap Bawa Kasus Penembakan Dirinya ke Jalur Hukum

Dia mengakui, kenikmatan yang ditawarkan ganja sintetis ini adalah palsu. Sedangkan penderitaan yang ditimbulkannya nyata.

Pertama kali, dia mencoba tembakau itu dari seorang kawannya. Dari situ, dia mengetahui proses pembelian tembakau itu.

BACA JUGA: Pria Ini Kritis Ditembak Anggota BNNP di Dadanya

Caranya ternyata tidak sulit. Cukup memesan melalui media sosial. Harganya juga tidak semahal ganja asli. Cukup terjangkau untuk remaja sekelas PL.

"Dari teman yang beli di salah satu toko online," katanya kepada Fajar (Jawa Pos Group), Rabu, 4 Januari.

BACA JUGA: Gembong Narkoba Jaringan Malaysia Dituntut Hukuman Mati

Bukan hanya tembakau gorila yang pernah dia gunakan. Ada pula tembakau hanoman, ganesa, siwa dan exbe. Semua didapatkan dari media sosial.

PL merasa nikmat setelah menggunakan ganja sintetis itu. Setelah mengisapnya, dia kehilangan kesadaran hingga 15 menit.

"Tidak na kasi fokuski, kayak orang gila ki," ujarnya tertawa.

Kata PL ganja sintetis ini tidak jauh berbeda dengan ganja biasanya, hanya saja ganja sintetis sudah dicampur dengan bahan kimia buatan.

Kasus yang terjadi pada PL juga pernah terungkap di Maros. Muh Tarmizi Zakaria (22) tertangkap tangan membawa lintingan ganja ini. Tetapi, polisi tak bisa membuktikan kandungan narkotika dari lintingan itu. Oknum mahasiswa ini terpaksa dilepas.

Tarmizi diringkus saat akan menjual enam linting tembakau itu. Sasarannya, adalah Muh Syafarudin (18).

Kepala Reserse Narkoba Polres Maros, AKP Hendra Suryanto menjelaskan, pengakuan Tarmizi ia memperoleh tembakau Hanoman dari lelaki yang dikenalnya melalui media sosial berinisial CKA.

"Ini pertama kalinya di Sulsel, diringkusnya pengedar tembakau seperti itu," bebernya, Kamis, 5 Januari.

Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP ) Sulsel menyebut ganja sintetis bisa membahayakan. Menggunakannya bisa menyebabkan kematian.

Kepala Bidang Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulsel, Sudarianto, mengatakan, ada beberapa gejala setelah menggunakan ganja sintetis. Salah satunya adalah muntah-muntah, halusinasi, paranoid, dan kerusakan ginjal.

"Terakhir, penggunanya bisa berujung maut," jelas dia.(jpg)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kopda Jon dan Pelda Tav, Kalian Sungguh Malu-maluin TNI


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler