Waspada! Mabes Polri Curiga Ada Serial Killer Berkeliaran di Batam

Jumat, 16 Oktober 2015 – 06:27 WIB

jpnn.com - JAKARTA - Serangkaian kasus pembunuhan di Batam yang tak terpecahkan akhirnya mendapat perhatian serius dari Mabes Polri. Karenanya, Mabes Polri telah mengirimkan tim Disaster Victim Investigation (DVI) untuk mengungkap pembunuhan yang menyawar para wanita muda itu dengan pendekatan ilmiah.

Menurut Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol Agus Rianto, tim DVI itu dikirim ke Batam untuk memeriksa jasad korban pembunuhan. “Ini juga sebagai bantuan penyelidikan agar bisa cepat mengungkap pelakunya," katanya kepada JawaPos.Com di Jakarta, Kamis (15/10).

BACA JUGA: TUNTAS! Lihatlah, Terduga Pembunuh Ibu-Anak di Cakung Wajahnya Benjol

Sejauh ini Mabes Polri juga belum mendapat titik terang apakah serangkaian pembunuhan itu dilakukan satu pelaku (serial killer) atau berbeda-beda.  "Memang sepertinya pembunuh berantai, tapi harus dipastikan dulu dengan melakukan penyelidikan lebih lanjut," sambungnya.

Agus menambahkan, bisa saja kasus-kasus itu tak kunjung terungkap karena kesulitan di lapangan. Karenanya, Polresta Barelang tak dibiarkan sendirian mengusut serangkaian kasus pembunuhan itu. "Polda Kepri juga telah membentuk tim khusus di bawah Direktorat Reserse Kriminal Umum untuk mengusut tuntas pembunuhan ini," lanjut Agus.

BACA JUGA: Pemerkosa Sadis Siswi SMP Ini Ucapkan Assalamualaikum saat Ditanya Wartawan

Terpisah, Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) juga memberi perhatian khusus pada kasus-kasus pembunuhan di Batam. Kompolnas pun mencoba menelusuri penyebab kasus-kasus yang menjadi perhatian publik itu tak kunjung terungkap.

Anggota Kompolnas Edi Hasibuan mengatakan, pengungkapan kasus-kasus itu memang menemui kesulitan. “Ini memang memerlukan kesabaran untuk mengungkapnya. Terlebih alat bukti dan saksinya memang minim,” katanya.
 
Karenanya, Edi mengharapkan masyarakat bisa menjalin kerja sama dengan kepolisian setempat untuk memberikan tambahan informasi. Hal itu diperlukan untuk membantu polisi mencari pelakunya.

BACA JUGA: Terlibat Narkoba, Oknum Pegawai Rutan Ini Akhirnya Mendekam Di Sel

Meski demikian Kompolnas juga akan mendesak kepolisian bisa bekerja cepat. "Kami akan minta langsung kepada Polda Kepri agar bisa dengan segera menjawab keresahan masyarakat," ujar mantan jurnalis ini.

Seperti diketahui, sejak Januari hingga September tahun ini, terjadi  11 kasus pembunuhan di Batam dengan korban mayoritas perempuan muda. Yang terbaru, semenjak Juli lalu ada tiga pembunuhan dengan jarak waktu yang dekat dan korbannya sama-sama mengalami luka di bagian leher.(elf/JPG/ara/JPNN)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Inilah Pria yang Diduga Pembunuh Ibu-Anak di Cakung


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler