Alexa Analytics
JPNN.com App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store
#sumpahpemuda92,#bersatudanbangkit
#sumpahpemuda92 #bersatudanbangkit

Bamsoet: Menjaga Kesehatan Rakyat dan Demokrasi Sama Pentingnya

Kamis, 01 Oktober 2020 – 14:33 WIB
Bamsoet: Menjaga Kesehatan Rakyat dan Demokrasi Sama Pentingnya - JPNN.COM
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo. Foto: Humas MPR RI.

jpnn.com, JAKARTA - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) menegaskan bahwa menjaga kesehatan masyarakat lewat penanganan pandemi Covid-19 dan menyukseskan demokrasi melalui Pilkada Serentak 2020, harus sama-sama menjadi prioritas utama.

Setiap elemen bangsa harus bertanggung jawab dan berkontribusi sesuai peran dan kemampuan masing-masing. Karena itu dibutuhkan kesamaan cara pandang dan kesadaran kolektif untuk membangun semangat solidaritas dan jiwa gotong royong dalam segala aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Demikian disampaikan Bamsoet saat menjadi keynote speaker dalam Diskusi 'Pilkada Berkualitas dengan Protokol Kesehatan: Utopia atau Realita?' yang diselenggarakan LHKP PP Muhammadiyah secara daring di Jakarta, Rabu (30/9).

Bamsoet mengatakan, dengan adanya pandemi tentunya tantangan yang dihadapi dalam penyelenggaraan Pilkada 2020 akan semakin pelik. Apalagi dengan heterogenitas dan kemajemukan bangsa ini, banyak faktor yang dapat memicu lahirnya konflik horizontal.

"Kontestasi politik di tengah himpitan kondisi perekonomian di masa pandemi, akan sangat mudah dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab," ujar Bamsoet.

Dalam forum yang diikuti mantan Ketua KPK Busyro Muqoddas itu, Bamsoet mengatakan meskipun KPU, Bawaslu dan pemerintah telah melakukan segala upaya demi terselenggaranya Pilkada melalui penerapan protokol kesehatan, namun pelaksanaan pesta demokrasi itu di masa pandemi Covid-19 masih menyisakan beberapa potensi persoalan.

Potensi tersebut menurut ketua ke-20 DPR ini, antara lain soal tingkat partisipasi pemilih, kedisiplinan penerapan protokol kesehatan, kualitas penyelenggaraan Pilkada, ketersediaan dukungan sumberdaya serta ketidakpastian implementasinya.

Dengan masih tingginya angka persebaran Covid-19 dan belum tersedianya vaksin dalam waktu dekat, masih banyak masyarakat yang enggan dan merasa was-was untuk beraktivitas di area publik. Apalagi dalam konteks Pilkada yang melibatkan mobilisasi orang dalam skala besar di tempat pemungutan suara.

loading...