Alexa Analytics
JPNN.com App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Cak Imin Bagikan 300 Ribu Paket Sembako dan Satu Juta Masker kepada Masyarakat

Senin, 18 Mei 2020 – 00:28 WIB
Cak Imin Bagikan 300 Ribu Paket Sembako dan Satu Juta Masker kepada Masyarakat - JPNN.COM
Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin saat penyerahan bantuan secara simbolis melalui maknisme teleconferance dari Kantor DPP PKB, Jalan Raden Saleh, Jakarta, Minggu (17/5/2020). Foto: Humas PKB

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum (Ketum) Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar (Gus AMI) menyerahkan 300.000 paket sembako dan satu juta masker kepada Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB se-Indonesia untuk dibagikan ke masyarakat yang membutuhkan.

"Ini bagian dari komitmen dan tanggung jawab PKB untuk menyiapkan bantuan cepat bagi masyarakat yang terdampak dan paling membutuhkan," ujar Gus AMI saat melakukan penyerahan bantuan secara simbolis melalui maknisme teleconferance dari Kantor DPP PKB, Jalan Raden Saleh, Jakarta, Minggu (17/5/2020).

Untuk diketahui, paket sembako tersebut telah tiba di DPW se-Indonesia, beberapa waktu lalu.

Gus AMI mengatakan karena pandemi corona ini tidak diketahui sampai kapan akan berlangsung maka pihaknya mengimbau masyarakat untuk terus membangun solidaritas dan kebersamaan dengan tetap menjaga protokol penanggulangan dan cara hidup bersama Covid-19.

Dia juga meminta agar disiapkan ketahanan sosial bersama-sama agar siap hidup normal dengan berbagai keadaan.

“Misalnya, kita tetap mengimbau beberapa pasar dipersiapkan, kalau dibuka akan menggunakan standar protocol kesehatan Covid-19. Kalau ada toko yang mau buka, dipersiapkan dengan mengunakan standar protokol penanganan Covid-19, tetap menggunakan masker terus menerus, bergaya hidup bersih cuci tangan," tuturnya.

Cak Imin juga mengimbau agar tetap menjaga jarak, termasuk untuk tidak mudik ke kampung halaman saat lebaran.

"Jadi kalau lebaran jarak jauh saja, tidak usah pulang kampung sementara. Kalau ketemu, kita tidak usah salaman dulu, tapi dengan jarak minimal dua meter," katanya.

loading...