Ini Botol Susu Pertama di Indonesia yang Ramah Lingkungan, Bayi Nyaman
jpnn.com, JAKARTA - Momentum 1.000 hari pertama kehidupan (HPK) menjadi periode krusial bagi ibu dan bayi.
Bayi memerlukan pemenuhan nutrisi Air Susu Ibu (ASI) dengan baik, agar tumbuh kembangnya optimum.
"Ibu sering kali dilanda rasa cemas, gusar, dan emosi yang terkadang naik turun, sehingga sangat diperlukan dukungan agar dapat memberikan ASI eksklusif secara lancar," kata spesialis anak dr. I Gusti Ayu Nyoman Partiwi, Sp.A, MARS (Dokter Tiwi), Jumat (20/9).
Dia menjelaskan menyusui adalah aktivitas mendasar yang sangat diperlukan di awal kehidupan bayi, bukan sekadar proses memberikan nutrisi bagi si Kecil. Pemberian ASI penting untuk dioptimalkan terutama pada masa 6 bulan pascamelahirkan.
"Menyusu langsung dari payudara Ibu perlu dilakukan sesering mungkin untuk dapat menstimulasi produksi ASI dan menciptakan kedekatan antara bayi dan ibu (bonding)," ujarnya.
Namun, tidak semua Ibu beruntung dapat memberikan ASI eksklusif kepada bayinya secara langsung melalui payudara.
Dalam kondisi tertentu, selain bayi sakit atau bayi prematur ketika Ibu kembali bekerja atau aktif di luar rumah, maka pemberian ASI yang diperah, harus dilakukan dengan media tertentu.
Managing Director Pigeon Masataka Hongo menyebutkan pihaknya memahami bahwa ASI merupakan nutrisi terbaik untuk bayi dan pemberiannya sebaiknya langsung dari Ibu.