Alexa Analytics
JPNN.com App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Lewat Cara ini Pupuk Kaltim Tingkatkan Produktivitas Pertanian Gorontalo

Senin, 12 Oktober 2020 – 15:44 WIB
Lewat Cara ini Pupuk Kaltim Tingkatkan Produktivitas Pertanian Gorontalo - JPNN.COM
Pupuk Kaltim menggelar demonstration plot (Demplot) komoditas padi dan jagung seluas 1,5 hektare di Desa Hotabohu, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo. Foto dok Pupuk Kaltim

jpnn.com, GORONTALO - Pupuk Kaltim menggelar demonstration plot (Demplot) komoditas padi dan jagung pada lahan seluas 1,5 hektare di Desa Hotabohu, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo untuk mendorong peningkatan hasil pertanian masyarakat.

Demplot ditandai penanaman perdana oleh Direktur Utama Pupuk Kaltim Rahmad Pribadi, bersama Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel dan perwakilan pemerintah setempat, pada Jumat (9/10) lalu.

Program ini merupakan kesinambungan upaya Pupuk Kaltim dalam mendukung ketahanan pangan nasional, sekaligus mendorong kesejahteraan petani melalui peningkatan hasil produksi pertanian dengan pola pemupukan berimbang.

Rahmad menjelaskan peningkatan hasil pertanian masyarakat menjadi salah satu fokus Pupuk Kaltim dalam mendorong kesejahteraan petani di seluruh wilayah distribusi Perusahaan.

Apalagi program ini terbukti mampu meningkatkan produktivitas pertanian di berbagai daerah, dengan peningkatan hasil secara signifikan.

“Selain menyediakan pupuk berkualitas, Pupuk Kaltim sebagai anak usaha Pupuk Indonesia, sudah sepatutnya membantu petani meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat melalui pendampingan pola pemupukan berimbang,” seru Rahmad.

Pada kesempatan itu, Pupuk Kaltim juga menyalurkan bantuan 1 ton NPK Pelangi bagi petani Gorontalo, agar produktivitas lahan pertanian menggunakan produk Pupuk Kaltim bisa diaplikasikan serta dibuktikan langsung di luar program demplot.

Bantuan ini merupakan wujud kontribusi Pupuk Kaltim dalam memaksimalkan sektor agraris di Gorontalo, di samping kepastian penyediaan pupuk di seluruh wilayah distribusi dan sinergi BUMN pada berbagai program, sehingga kedaulatan pangan dan kesejahteraan petani dapat berbanding lurus dengan peningkatan komoditas pertanian di daerah.