Alexa Analytics
JPNN.com App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Pasien Positif Covid-19 di Kalteng Bertambah

Senin, 15 Juni 2020 – 19:27 WIB
Pasien Positif Covid-19 di Kalteng Bertambah - JPNN.COM
Ilustrasi Corona. Foto: Radar Solo

jpnn.com, PALANGKA RAYA - Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Kalimantan Tengah, Senin (15/6) kembali merilis terjadinya penambahan 22 kasus positif COVID-19 baru.

Secara kumulatif positif COVID-19 menjadi 629 kasus, terdiri dari 349 dalam perawatan, 243 sembuh dan 37 meninggal dunia, kata Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kalteng Sugianto Sabran, melalui Ketua Pelaksana Harian Darliansjah di Palangka Raya.

"Berdasarkan laporan yang kami terima, penjelasan kasus positif baru tersebut beragam, di antaranya ada yang PDP hingga OTG," katanya.

Ke-22 kasus positif tersebut, terdiri dari Palangka Raya 13 orang, Lamandau satu orang, Kapuas dua orang dan Gunung Mas enam orang. Sedangkan pasien sembuh sebanyak lima orang, berasal dari Palangka Raya empat orang dan Kotawaringin Timur satu orang.

Juga terjadi penambahan sebanyak dua pasien positif COVID-19 meninggal dunia dan semuanya berasal dari Palangka Raya. Kini tingkat kematian atau case fatality rate (CFR) akibat COVID-19 di Kalteng sebesar 5,9 persen.

Berdasarkan laporan yang pihaknya terima, pasien meninggal dunia pertama yakni laki-laki berusia 54 tahun, meninggal pada 3 Juni lalu karena pneumonia dan hasil swab baru keluar kemarin sore. Pasien meninggal kedua yakni seorang wanita berusia 64 tahun.

Lebih lanjut dijelaskan, pasien dengan pengawasan (PDP) sebanyak 94 orang, orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 210 orang, serta orang tanpa gejala (OTG) sebanyak 1.283 orang. ODP terbanyak berada di Katingan sebanyak 83 orang dan OTG terbanyak berada di Murung Raya sebanyak 320 orang.

Sementara itu, positif terbanyak di Kalteng masih berada di Palangka Raya yakni 226 kasus, terdiri dari 137 dalam perawatan, 74 sembuh dan 15 meninggal, disusul Kapuas sebanyak 108 kasus, terdiri dari 79 dalam perawatan, 15 sembuh dan 14 meninggal, serta kabupaten lainnya.

loading...