Alexa Analytics
JPNN.com App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Praveen dan Melati Buta Kekuatan Lawan di Tokyo 2020, Semua Juga Sama

Kamis, 22 Juli 2021 – 21:58 WIB
Praveen dan Melati Buta Kekuatan Lawan di Tokyo 2020, Semua Juga Sama - JPNN.COM
Praveen Jordan dan Melati Daeva Oktavianti. Foto: Badminton Indonesia

jpnn.com, TOKYO - Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti yang akan memulai pertandingan pertama Olimpiade Tokyo 2020, Sabtu (24/7) tak punya persiapan khusus mempelajari kekuatan lawannya.

Di Tokyo 2020, Praveen/Melati berada di Grup C bersama dengan andalan tuan rumah Yuta Watanabe/Arisa Higashino, Mathias Christiansen/Alexandra Boje (Denmark), dan Simon Wing Hang Leung/Gronya Somerville (Australia) yang akan menjadi lawan perdana mereka di fase penyisihan.

Pelatih ganda campuran timnas bulu tangkis Indonesia Nova Widianto mengaku tak memberikan arahan khusus kepada Praveen/Melati.

"Saya tidak menyiapkan strategi khusus ya, karena semua pasti buta dengan kekuatan lawan. Kondisi seperti sekarang membuat saya lebih menyiapkan ke Jordan/Melati saja. Tidak bisa mencari patokan dari pertandingan terakhir calon lawan mereka, pasti beda," kata Nova melalui rilis resmi PBSI, Kamis (22/7).

Menurut Nova, Olimpiade di masa pandemi punya banyak perbedaan dari aspek persiapan hingga pelaksanaan di lapangan jika dibandingkan dengan ajang sebelumnya.

Jarangnya pelaksanaan turnamen tahunan pada musim lalu, membuat atlet jarang berkompetisi di tingkat internasional sehingga sulit untuk menerka sejauh mana perkembangan permainan lawan.

Namun, secara umum ia menuturkan tidak menemui hambatan berarti dalam proses latihan di Jepang. Hanya saja, ada perbedaan mencolok saat fase pelatihan di Kumamoto dan Tokyo sehubungan dengan waktu latihan yang diberikan.

"Memang tidak seperti di Kumamoto ya, di sini (Tokyo) waktunya dibatasi baik di lapangan latihan atau di lapangan utama. Jadi kami harus pintar-pintar mengatur program. Sparing juga hanya ada Fajar/Rian, jadi saling gantian," ujar Nova. (pbsi/ant/jpnn)