Alexa Analytics
JPNN.com App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Sambut Hari Armada, Kolinlamil Gelar Penyuluhan Kesehatan

Selasa, 28 November 2017 – 08:53 WIB
Sambut Hari Armada, Kolinlamil Gelar Penyuluhan Kesehatan - JPNN.COM

Menurutnya, ada beberapa faktor pemicu kanker antara lain faktor genetik atau keturunan. Kemudian makanan atau minuman, kimia atau fisika, zat carsinogen, cara pengolahan dan penyajian makanan.

Untuk kanker rahim sendiri adalah wanita yang berisiko terkena kanker yang ada di leher rahim atau servik, penyebabnya bisa wanita itu sering bergonta ganti pasangan, atau wanita yang suka melakukan seks bebas atau seks di bawah usia 16 tahun atau menikah dini juga wanita yang tidak pernah menjaga kebersihan alat kelaminnya.

“Sedangkan wanita yang berisiko tinggi terkena kanker yang ada di badan rahim atau endeometrium yaitu wanita yang tidak pernah melahirkan atau wanita yang sering melahirkan (satu tahun satu),” terangnya.

Ia juga menerangkan tentang apa aja yang menjadi gejala-gejala kanker yang ada di rahim yakni keputihan yang terus menerus, setelah melakukan hubungan intim keluar cairan berwarna kecoklatan bercampur darah, iritasi di sekitar alat kelamin. Sedangkan untuk menditeksinya adalah dengan cara mendeteksi kanker yang ada di rahim melaui Pap Smear dan IVA (Inspeksi Visual Dengan Asam Asetat).

Terakhir adalah kanker payudara. Adapun wanita yang berisiko tinggi bisa terkena kanker di payudara adalah wanita yang setelah melahirkan, tidak mau menyusui, wanita yang mau menyusui hanya dengan sebelah payudara dan obesitas atau kegemukan.

Adapun gejala dini dari kanker yang ada di Payudara yaitu adanya benjolan di bagian payudara, adanya bintik-bintik dan kutil-kutil di kulit payudara serta rasa gatal yang amat sangat di bagian kulit luar payudara atau di bagian dalam payudara.

Alvis menyampaikan menyampaikan cara untuk menghindari kanker dan tumor yaitu dengan melakukan pola makan yang sehat dan teratur, konsumsi makanan yang berserat tinggi seperti buah-buahan dan sayur-sayuran.

“Selain itu, menghindari makanan yang berlemak tinggi seperti daging, kemudian menghindari makanan yang mengandung zat carsinogen (pengawet) dan jangan lupa melakukan olahraga secara teratur,” pangksanya.(fri/jpnn)

loading...