Oalah, Jadi ini Penyebab Tabung Oksigen dan Susu Berlogo Beruang Langka
"Pokoknya memanfaatkan banyak media untuk mengedukasi masyarakat bahwa tidak perlu panic buying yang sampai merugikan orang lain," ujar Tala.
Bagi yang memiliki kecenderungan cemas sehingga berisiko panic buying akibat Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) atau segala kebijakan pembatasan kegiatan di luar rumah, bisa mencatat daftar kebutuhan dan membelinya sesuai daftar.
Tala menyarankan untuk mempertimbangkan barang yang akan dibeli hanya sesuai kebutuhan.
Hal ini juga berlaku saat melihat orang mengunggah daftar belanjaannya.
Pikirkan kembali barang yang orang lain beli, membutuhkannya atau tidak.
Hal ini untuk menghindari mengambil keputusan secara emosional dan impulsif.
"Pertimbangkan sebelum belanja apakah benar-benar membutuhkan barang yang akan dibeli itu. Kalau ada orang lain yang beli, belum tentu kita butuhkan. Balik ke kesadaran sendiri untuk belanja," kata dia.
Bila merasa tidak nyaman hingga membuat cemas dan panik dengan pemberitaan yang ada di televisi atau media lain, Tala menyarankan sebaiknya berhenti mengaksesnya.