Alexa Analytics
JPNN.com App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Update Corona 4 Juni Gorontalo Utara: Enam Warga Positif, Bupati Minta Waspada

Kamis, 04 Juni 2020 – 23:55 WIB
Update Corona 4 Juni Gorontalo Utara: Enam Warga Positif, Bupati Minta Waspada - JPNN.COM
Bupati Gorontalo Utara, Indra Yasin saat jumpa media di Sekretariat Gugus Tugas COVID-19 di kantor BPBD setempat. Foto: ANTARA/HO

jpnn.com, JAKARTA - Sebanyak enam warga positif COVID-19 di Gorontalo Utara, membuat bupati Indra Yasin, meminta agar setiap warga dapat meningkatkan kewaspadaan.

"Kita bersatu meningkatkan kewaspadaan, setiap warga di desa dapat memantau siapa saja yang datang dari luar Gorontalo," ujarnya pada jumpa media di Sekretariat Gugus Tugas COVID-19 kabupaten, di kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, Kamis.

Ia mengatakan pemerintah daerah berulang kali meminta perantau jangan pulang untuk mencegah penyebaran COVID-19, namun kondisi tersebut sulit dihadapi, khususnya yang masuk melalui pos perbatasan Atinggola di wilayah timur kabupaten ini.

Gugus Tugas COVID-19 kabupaten mencatat pasien dalam pengawasan (PDP) di daerah itu sebanyak 28 orang, 25 orang telah selesai melewati masa pengawasannya, 81 orang tanpa gejala (OTG), 43 orang diantaranya telah melewati masa pemantauan, sisanya akan terus dipantau.

Sebanyak 1.584 orang telah melalui tes cepat (rapid test), 134 orang reaktif atau positif.
Sementara, 133 orang menjalani tes swab, 6 orang resmi dinyatakan positif COVID-19 dan saat ini menjalani masa karantina di Rumah Sakit Umum Daerah Zainal Umar Siddiki.

Ia menjelaskan, 6 kasus positif, 2 diantaranya beralamat di Desa Cisadane, 1 di Desa Pontolo Atas, Kecamatan Kwandang.

Sementara 2 dari Desa Hutokalo, Kecamatan Sumalata, yaitu ibu dan bayi yang baru dilahirkan melalui operasi sesar di Rumah Sakit Aloei Saboe, Gorontalo, serta 1 bayi dari Kecamatan Gentuma Raya.

Bupati memastikan, setiap orang yang datang dari luar Gorontalo wajib menjalani rapid test dan yang bergejala akan di swab serta wajib dikarantina selama 14 hari.(Antara/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:

loading...