Alexa Analytics
Gerakan Satu Indonesia Stop Corona

Seruan Simpatik Taruna Merah Putih untuk Melawan Virus Corona

Senin, 30 Maret 2020 – 11:18 WIB
Seruan Simpatik Taruna Merah Putih untuk Melawan Virus Corona - JPNN.COM
Sekretaris Jenderal DPP Taruna Merah Putih Restu Hapsari. Foto: Dokpri for JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Penyebaran virus corona atau Covid-19 di Indonesia makin meluas. Untuk itu, Taruna Merah Putih mengetuk kesadaran berbagai elemen masyarakat dan organisasi kemasyarakatan dalam mempertegas solidaritas kemanusiaan untuk melawan penyebaran Covid-19 di Indonesia.

Sekretaris Jenderal DPP Taruna Merah Putih Restu Hapsari mengatakan penyebaran virus corona ini sudah menjadi pandemik. Artinya tidak hanya Indonesia saja yang mengalami, tetapi semua negara.

"Oleh karena itu, kita harus saling bantu antarnegara dan antarwarga masyarakat. Gotong royong, sukarela saling membantu satu sama lain, entah terkait alat kesehatan (Alat Pelindung Diri (APD) bagi tenaga medis, hand sanitizer, masker, vitamin, dan lain-lainnya) atau bahkan bantuan sembako atau bahan makanan, nasi bungkus dan makanan lainnya akan sangat membantu meningkatkan daya tahan tubuh untuk melawan virus corona,” ujar Restu Hapsari kepada wartawan, Senin (30/3/2020).

Mantan Ketua Presidium PP PMKRI itu menilai Pemerintah Pusat dan Daerah sudah berupaya menangani pandemik ini dengan berbagai kebijakan dan anggaran yang disiapkan dari APBN dan APBD, tetapi tentu tidak cukup memadai mengingat masyarakat yang terdampak juga sangat besar.

“Indonesia dengan penduduk sekitar 270 juta jiwa memiliki peluang masyarakat terdampak juga sangat besar. Solidaritas dan gotong-royong entah personal atau kelompok menjadi batu ujian bagi bangsa ini menghadapi dan menyelesaikan pandemik ini," ujarnya.

Di samping itu, lanjutnya, sangat penting untuk terus melakukan edukasi dan penyadaran kepada masyarakat tentang protokol penangan pandemik virus Corona ini. Di antaranya tinggal di rumah saja bila tidak ada hal yang sangat penting sehingga harus keluar rumah.

Selain itu, perlu membiasakan untuk mencuci tangan dengan sabun serta mulai melakukan gerakan budaya bersih.

“Perlu juga memperhatikan etika bersin dan batuk dengan menutup mulut,” ujar Staf Teknis Menteri Sosial RI ini.

loading...